CERITA MESUM SPERMAKU YANG ENCER

CERITA MESUM Sinar matahari sudah di ubun-ubun kepala. Suasana rumah kos di sebuah daerah di Jakarta Selatan diam. Penghuni dimengerti rata siswa pada jam ini masih di kampus. Tapi, di kamar no. 13 di lantai 2, seksi sosok menggeliat bangun baru.

“Uuuucccchh .. kepala saya masih sedikit cenut-cenut ya” Vani pikiran ketika mencoba untuk duduk di tempat tidur.
Vani tiba-tiba tampak menyadari sesuatu
“Eh, mengapa saya hanya menggunakan bos? Di mana celana saya? Vat di mana saya juga?” Pemikiran Vani kebingungan.
Vani hanya mengenakan halter pink, dengan polos bawahan. Jadi mekinya adalah berbulu dan gemuk terkena jelas. Vani juga merasa semakin tidak nyaman karena halternya juga dalam kondisi terbuka sehingga toked Vani yang tidak tercakup apapun.

Vani bersemangat terjebak tangan kanannya ke selangkangannya. Jari tengah dimasukkan ke sela-sela bibir mekinya dan ke dalam lubang sedikit. Vani jantung berpacu lebih cepat karena Anda merasa ada cairan agak kental di mhemeknya lubang. Perlahan-lahan dihapus jari-jarinya sambil membawa cairan. Vani ujung terlihat jari cairan putih agak kental. Dari bau Vani langsung tau
“SPERMA WHO INIIIIII … ????” Vani berteriak histeris.
Vani mandi cepat (jangan lupa untuk menyemprot erat mekinya untuk membersihkan sisa sperma).
Cerita dewasa | Minimal berpakaian, dan langsung celinguk celingak di rumah kosnya. Seperti bisa ditebak, tidak ada seorang pun kecuali Vani. Tapi hendak masuk ke kamarnya, Vani lewat Mirna dan pacarnya, yang Tono. Mereka tampaknya habis untuk membeli makan siang. Mirna seperti biasa tampak jauh terlihat Vani. Tapi, yang Tono memandang Vani dan tersenyum malu-malu. Vani acuh tak acuh aja dan kembali ke kamarnya. Vani segera melemparkan pantat semoknya tidur. Dengan wajah ditekuk, Vani mencoba ngingat setiap kejadian semalam di partai Malaikat di X2.
Baca juga cerita-cerita seks lainnya di cerisex.net -> cerita seks
Malam sebelumnya. Kuliah rumah sore itu, Vani segera mandi dan berpakaian. Malam itu perayaan ulang tahun sahabatnya di kampus, Angel. Partai diadain di X2 (di Plasa Senayan bagi mereka yang tidak tahu).
“Haruskah aku nih selesai perawatan, Albert ga mumpung mengikuti” batin Vani.
FYI, Albert adalah pacarnya Vani. Bebe merah muda dumbbell dengan celah yang cukup rendah untuk menunjukkan 1/2 bagian putih toked Vani yang menonjol menantang, celana pendek hitam, wedges merah hitam, kalung tipis menghiasi leher, dan setelah beberapa aksesoris tambahan, Vani puas mematut dirinya di depan cermin . “Sapa tahu ada tajir pria terpikat. Selama Albert masih di Singapura dalam Vani puas dengan makeup. HP Vani tiba-tiba berdering. Angel.
“Halo ngel. Sudah mo sampai”.
“Van, sory ya. Noel akhir. Akhirnya jika pesawat elu. Jadi pesawat Boris ya. Paling sebentar lagi dia nyampe” jawab Malaikat sedih.
“Ya sudah deh” kata Vani pengunduran diri.
“Yah, ada Boris. Saya tidak bisa bebas deh. Pasti ngelapor ke Albert jika saya macem-macem” pikir Vani agak kesal.
Tuh sohib Boris kentel Albert. Benar kata Angel, tidak ada mobil 5 menit Soluna Boris sudah di depan kost Vani. Tidak menunggu Boris menjemputnya dalam, Vani langsung ke halaman untuk mobil Boris. Boris baru keluar dari mobil, langsung terpana melihat Vani. Ya iyalah, setiap pria normal yang tidak akan meludah nelen liat gadis seksi habis dengan 36C pemasangan toked indah terekpos setengah. Hot pant Vani menunjukkan paha putih mulus. Tidak mempertimbangkan pandangan jahat Boris, Vani langsung masuk dan tertegun pantat di kursi mobil.
“Mari kita pergi Ris. Kami sudah terlambat neh” perintah Vani.

Tidak perlu mendorong, Boris melesatkan mobil langsung menuju X2. Jam sudah menunjukkan pukul 23.00WIB. Boris rambut keriting Afro kurang terkonsentrasi di drive. Matanya melirik bolak-balik toked dan paha Vani.
“Hockey benar-benar Albert telah kaya gadis panas gini. Asemm .. jadi Konak saya” batin Boris.
Vani bukan Boris tidak tahu apakah lirik belahan dadanya. Tapi posting doi terlihat begitu keren. Kisah, sebelum Albert menembak Vani, Boris sudah ngejer-ngejer pertama. Nah ditolaklah berhasil. Tapi cerita ini penulis belum bisa mengkonfirmasi kebenaran hehe. Singkat cerita, mereka datang ke X2. Belagak gentlemen, Boris langsung bayarin Vani sekalian, orang itu lagi sibuk tele-tele dengan Angel. Angel, pacar Noel dan beberapa teman lainnya ternyata sudah di dalam. Sudah jamming Sofa setiap memesan tempat mereka di lantai untuk RnB. Jadi Vani melihat Malaikat dan apartemen teman, Anda tahu segera ribut cipika cipiki.
Di meja sudah ada Mini cake dengan lilin angka 19 di atasnya, dan minuman (ga disebut merek. Promosi Disangka) beberapa botol juga telah disiapkan. Ritual ulang tahun seadanya, dan mereka turun. Malaikat malan yang indah dan anggun menggunakan gaun mini hitam. Benar-benar kontras dengan kulit putihnya. filmbokepjepang.com Malaikat turun ngikutin RnB irama musik, dipasangkan dengan Vani. Keduanya menari dengan hotnya. Beberapa remaja yang seperti biasa segera menyadari ada hal-hal yang baik, mulai didekati oleh kontribusi menari di sekitar Malaikat dan Vani. Tapi, sesaat sudah nyingkir melihat ada 2 gorila datang, Noel dan Boris (terutama Boris ya. Tinggi, besar, rambut keriting.
Siapa tahu dia Taroh menulis di rambutnya). Malaikat dipasangkan dengan Noel, Vani agak malas ngaledenin Boris. Partai malam itu bersemangat dan benar-benar ramai. Minuman terus ngalir (emang tajir Noel). Nah, ada nih menggila minuman Vani, yang meningkat secara perlahan. Tapi setelah mulai naik, Vani jadi hiper sedikit. Jogetnya semakin panas. Dan, ya pelacur libido juga meningkat. Pas jojing tiga sama Malaikat dan Gina, Vani sudah mulai merasa lebih dan lebih horny. Selangkangan mendapatkan sedikit gugup. Goyang lebih bersemangat, semakin kuat bibir kedutan di mhemeknya. Terutama selama goyang, tubuh Vani terus meluncur terhadap tubuh Angel & Gina. Vani goyang, menggigit bibir. Vani tidak pemberitahuan Malaikat berteriak di telinganya
“Van .. aku ngaso pertama yahh … Lo masih goyang mo?”. Karena Vani ga ngerespon, Angel dan Gina langsung kembali ke meja.
Boris, yang telah bell-gur, peluang tanah liat untuk Vani menari sendirian. Dia nyamperin, sementara ngedorong dan satu anak ABG dengan pakaian HipHop penuh samping, Boris ngimbangin goyangan Vani. Pertama Boris siap jika Vani akan nyuekin dan kembali ke meja. Boris bahkan agak terkejut dengan Vani tari bahkan mengimbangi Boris. Jelas Boris semakin semangat, karena Vani goyang semakin panas, dan tidak jarang tokednya Boris terjebak dalam tubuh. Liat toked sepasang melompat di depan mata, Boris semakin terangsang. Dia menjadi lebih dan lebih berani. Pertama-tama, Boris Taroh mencoba tangannya di belakang Vani. Karena Vani ga menolak, Boris berani dengan menarik lebih Vani tubuh yang melekat pada tubuhnya. Setelah itu sudah deh, setiap goyangan Vani berarti tokednya gesekan kuat dengan Boris tubuh.

“Hmmmpff … puting saya jadi tegang ya. Kegesek-gesekan mengerikan kebisingan Vani Boris tubuh di hati.
Oiya lupa untuk memberitahu. Vani jelas tidak memakai bra. Jadi setiap gesekan di dada, kontak langsung dengan puting. Boris juga sadar jika puting Vani benar-benar diperketat.
“Anak terangsang Nah ni pula. Aku bisa bekerja tepat waktu ya” pikiran jahat Boris.
Lihat Angel, Noel dan anak-anak lainnya juga jatuh tari lagi, Boris memulai trik dan Vani menyebabkan sofa.
“Van, kami duduk untuk minum yuk” kata Boris, Vani menyebabkan sofa, meremas-remas pantat montok Vani.
Di sofa, Boris segera menyerahkan se tembakan penuh ke dalam mabuk Vani Vani cepat. Vani sudah memerah wajahnya. Jangan tunggu lagi, Boris langsung menyosor bibir Vani dan tergencet rakus. Vani agak gelagepan pertama, dan mencoba untuk mendorong diri Boris. Tapi Boris tangan lurus meninggalkan tergelincir di bawah halter Vani, dan dengan meremas-remas ganas toked sekal Vani. Remas-pemerasan bermain dalam potongan tokednya, diselingi dengan torsi-torsi Vani puting besar membuat langsung Vani gairah melambung.
“Haahhh … hhmmppfffh … sshhhh ..” desah nafas Vani untuk berburu di sela-sela lumatan bibir Boris. mekinya mendapatkan gatal basah dan hampir tak tertahankan untuk digaruk dan menggesek-gesek. Karena begitu bergairah, kaki Vani bergerak sembarangan dan memukul meja. DUG! Nyeri segera sedikit terbangun Vani. Eh, mengapa saya cipokan dengan Boris?
“Pindahkan Rissss lo .. !!” teriak Vani, mencoba untuk mendorong Boris.
Tapi Boris terangsang kelelahan, bukan menerbitkan Surat toked Vani dari belakang halter kedua, meremasnya dan mencoba untuk menghisapnya. Vani berusaha keras untuk mendorong Boris. Tampaknya sia-sia. Vani hampir mengundurkan diri, ketika tiba-tiba Boris berat terangkat.
“Gila lo ya Boris!” Noel mengangkat maki Boris tubuh Vani tubuh.
Boris didorong agak kasar pergi oleh Noel.
“Napa sih Noel? Dia sendiri ingin pula!” Menangis Boris tidak kalah keras.
“Celakalah, saya lihat sendiri Vani marah menolak lo. Lo lo ya jangan maksain nafsu, untuk Bokin sohib sendiri” kata Noel sengit.
Boris seperti kembali sadar dan tahu apakah sia-sia untuk menjelaskan, karena Noel dan lain-lain hanya melihat pas bagian akhir (miskin Anda Boris wkwkwkwk).
“Maaf bro. Saya hanya kebawa nafsu makan. Sory ya Vani” kata Boris ke Vani.
Setelah itu, Boris ngeloyor langsung. Vani dibawa pulang oleh Noel dan Angel. Noel melaju, Angel menemani Vani di kursi belakang. Malaikat benar-benar memahami Vani. Memeluk Vani, Angel berbisik
“Lo benar-benar terangsang ya Bel?” Vani mengangguk malu-malu.
“Biarkan sempet keluar pas lo sebelumnya Blom bekerja sama Boris?” Malaikat bertanya lebih lanjut.
“Tidak ngel. Allah melarang deh. Tapi, aku benar-benar terjadi beruang” Vani rengek pelan.
Vani masih merasa puting tegang dan mhemeknya twitching’m menyentuh. Tiba-tiba Malaikat berkata tegas untuk Noel yang lagi sibuk nyupir
“Noel, ga-noleh noleh kembali sampai di kos Vani. Kemudian, naikin spion. Tidak sampai kursi plastisitas belakang”.
“Bos Siap” Noel menjawab menyeringai dan belagak naikin posisi spion.
Padahal sebenarnya meskipun dilihat dari kursi belakang diturunin semakin jelas. Noel tahu persis apa yang akan terjadi selanjutnya. Perlahan-lahan jari-jari lentik Malaikat meluncur di bawah halter Vani. Vani toked membelai kulit halus dan memindahkannya lancar memutar di sekitar gunung. Disertai pemerasan lembut, jari-jari membelai puting Vani Malaikat mulai semakin tegang.

“Ssshhh … .mhhhhhh … .hhmmmmm ….” Sebuah desahan erotis Vani mulai.
Menutup matanya, Vani bayangkan Albert sedang bermain-main dengan tokednya.
“Kerasin sedikit remesnya ..” pinta Vani diam-diam.
Malaikat mematuhi genggaman tangannya kaku di toked Vani.
“Astaga, merasa besar ditambah hanya toked yang Vani. Aku ga cukup tangan” Inner Malaikat sedikit cemburu.
Malaikat mengungkapkan ke sisi halter Vani, sehingga kedua tokednya muncul utuh, bengkak besar. Tangan malaikat penuh dengan daging kenyal, meremas-remas dengan kasar (malaikat tau Vani suka tokednya diremas-remas kasar). Malaikat kemudian mulai menjilati puting Vani.
“Akkhhh … .hhhmmppffff … lezat .. terusinnn …” keluh Vani dibanjiri dengan libido tinggi.
Noel mengemudi perlahan, menikmati pemandangan erotis di kursi belakang dengan penuh gairah. Dia sangat bersemangat tentang melihat pacarnya, Angel, rakus melahap kedua toked Vani. Noel melihat Angel siap untuk pergi ke menu utama, seperti tangan Malaikat mulai bergerak untuk membuka celana zipper panas Vani. Malaikat sehingga jari meluncur di bawah barel Vani, Angel segera menyadari betapa horninya Vani
“Van, mhemek lo banjir sudah benar-benar” kata Angel mulai nafsu juga.
“Silakan kocokin ngel” Vani rengek sedih.
Tanpa diminta dua kali, dua jari Malaikat segera menyusup ke celah antara bibir mhemek gemuk Vani dan mulai mengocok lubang. Suara berlumpur Kecipakan mulai terdengar bersemangat dalam mobil Noel. Hanya kalah oleh rintihan nafsu Vani menggila
“Oaaahhh … Aaahhhhh .. Aeehhhhhh … .Hahh..hahhhh … iya..iya .. jadi terusinn …”. Malaikat menjawab dengan erangan Vani-ngisap meremas dan mengisap putingnya, dan semakin cepat mengocok mhemek Vani.
Kurang dari 2 menit, Vani tubuh menegang akan mencapai puncak.
“OOAAAAAHHHH HHHAAAAHHHHHHH …… … ..” teriak orgasme Vani sambil kelonjotan mengalami gelombang orgasme meledak di selangkangannya.
Orgasme kedua segera diikuti tanpa jeda. Vani sampai dua kali lipat mencengkeram bahu erat Malaikat
“SHIIIIIITTTT … ..OOOUUUGGHHHH … !!!”. Malaikat merasa lonjakan kecil di mhemek Vani.
Vani berbaring lemas dan puas di kursi belakang. Tidak sadar Malaikat memperbaiki pakaian dan celana. Noel tiba-tiba berkata
“Sayang, lo malam ini aku tidur di apartemen ya”. Malaikat hanya tersenyum, menggigit bibir bawahnya dan mengangguk.
Malaikat tahu apa yang akan terjadi malam ini. Panas dan kasar seks telah menunggu sepanjang malam. 5 menit kemudian Noel dan Angel sudah meningkatkan Vani ke kamar kosnya. Jadi menyentuh bantal, Vani tertidur tanpa pakaian bahkan berubah. Malaikat Noel dan Noel melaju lurus ke apartemen, dan lupa untuk mengunci pintu kamar Vani. Kembali lagi ke hari ini. Vani masih berpikir keras siapa sih itu mengenthot sendiri ketika tidur.
Kecurigaan awalnya adalah pada Noel. Tapi, Vani langsung menepis anggapan. Ada Malaikat semalam. Noel akan berani ga-macem macem. Apa mungkin Boris? Dia bisa saja mengikuti mereka pulang, dan segera memasuki ruang Vani ketika Noel-Angel pulang. Yang pasti, Vani segera memanggil Boris. Bila tersambung, suara di ujung langsung Boris sedih

“Van … Aku benar-benar menyesal tentang semalem betuulll. Van benar-benar menyesal. Aku benar-benar tidak bisa menahan lo liat sehingga semalem panas. Pliss jangan katakan kepada Albert. Saya berbuat salah doang. Suer” Boris popcorn.
Vani tidak segera tahu apakah Boris pelakunya. Jika memang Boris ninggalin cum di mhemeknya, Boris akan mengambil foto atau bahkan video adegan ngenthot. Vani dan menggunakannya untuk memaksa putus dari Albert atau hanya digunakan untuk sandera untuk meminta jatah seks setiap saat. Setelah basa-basi singkat, dan berjanji berulang kali bahwa Vani tidak akan melapor ke Albert, akhirnya Vani bisa memutuskan sambungan telepon. Vani menjadi lebih bingung. Siapa yang melakukan ninggalin pejunya di mhemek saya? Pusing berpikir, Vani keluar sana ingin mencari makan siang.
Mirna seberang ruangan, nya asrama tetangga anak-anak Komunikasi, Mirna suara cempreng dari jendela yang tidak tertutup mengutuk pacarnya. Vani jadi terkikik setelah mendengar kemarahan Mirna adalah pacar konthol tidak ingin berdiri ketika Mirna sudah horny dan siap tempur. Tapi, jika Vani tahu tentang kejadian pagi ini, dia tidak akan tertawa begitu bahagia. Kejadian ini Vani 3 jam sebelum bangun. Vani telah gembira kamar sebelah, karena Mirna ingin mencuci tapi kehabisan sampo. Dipaksanyalah pacarnya, yang Tono, meminta tetangga untuk boarding sampo. Tono refleks Vani langsung ke ruang yang tepat di sebelah ruang Mirna.
Vani kamar mengetuk beberapa kali, tidak ada jawaban. Tono iseng mencoba membuka pintu, hanya untuk memeriksa ada satu atau tidak. Eh buka. Ayo Tono, dan segera disuguhi pemandangan panas Vani tidur dengan slebornya. Tokednya sisi kanan membengkak tanpa kain penutup. Menelan berulang kali, kaki Vani perlahan mengguncang Tono
“Van..Van ..”. Tapi, Vani menulis tidur tenang terus.
Tono cepat ke kamar mandi Vani, mengambil sampo dan buru-buru diserahkan kepada Mirna. Mirna sehingga menutup pintu kamar mandi, berlari ke ruang Tono Vani.
“Windfall Ouuhh” Tono berteriak kegirangan.
Tono memiliki gairah panjang Vani tanah liat. Sejak kencan Mirna, Vani telah menjadi bacol Tono. (Bacol = bahan coli). Tanpa babibu, Tono segera melepas celana dan celana dalamnya. Kontolnya 11cm sudah mengacungkan tegak. Dengan gemetar Tono rilis hotpant Vani. Lihat Vani barel hitam, Tono hampir menangis. Diremas-diperas Pelang gundukan mhemek Vani. Vani hanya menggeliat perlahan, dan terus tidur. Vani Tong segera dihapus dan dibuang ke lantai. Vani paha terbuka lebar, sehingga mhemek Vani yang suka pangsit diplester dengan rincian. Tono langsung mencetak kontholnya dalam-dalam.
“Mmhhh …” desahan terdengar lembut Vani. Tono sempat kaget. Tapi, ternyata Vani masih tidur.
“Uuuhhh peret benar mhemek Vani … agak basah pula” erang Tono keeanakan.
Tono langsung ke RPM tinggi. Mhemek Vani di kocoknya super cepat. Plak..plak..plak .. slep..slep..slepp … dampak Tono paha suara untuk paha Vani terdengear ditingkahi suara kontolnya menggores dinding mhemek Vani. Vani toked lihat yang mengguncang bersemangat, Tono segera meraup dengan kedua tangan. Tono tidak pernah usia berusia meremas-remas toked untuk itu. Merokok-hisap Vani besar menempatkan ke atas sementara meremas erat toked bongsor itu. Tidak sampai tiga menit, Tono-ngejan sudah tegang orgasme. Mhemek sperma dipecat di Vani. Berjuang, Tono puas senyum. Kembali dengan cepat memakai celana, dan berlari kembali ke ruang riang Mirna.

Nah, lo tahu sekarang, mengapa Tono siang itu tidak bisa ngaceng lagi demi Mirna? Dan misteri semen di mhemek Vani milik siapa pun terpecahkan. Pokoknya, sampai sekarang Vani tidak tahu. Saya tahu karena teman Tono ngember menempatkan dia di keberhasilannya Vani apaan adalah teman saya juga. Wkwkwkwk … bayangkan jika Vani Ga tau Tono pernah ngenthotin dia. Oke, cerita ini masih berlanjut sedikit. Mari kita kembali ke saat sekarang (maaf ya alur maju mundur. Sesuai hobi saya mengembangkan pangkal paha mundurin), waktu untuk Vani yang masih bingung siapa yang ngenthotin dia. Sekarang Vani penuh setelah makan. Namun, masalah baru muncul. Terangsang nya benar-benar puas.
Sejak bangun sebenarnya mhemek Vani sudah berkedut gatal. Hanya karena masalah tidak jelas bahwa air mani Vani terganggu sejenak. Karena saat ini sudah penuh dan tenang, nafsu seksual nya naik lagi. Jari terapi Angel semalam hanya menyentuh sedikit kepuasan Vani. Bahkan ketika ia sebenarnya membuat lebih Vani terangsang lagi. Sementara menekan selangkangannya, Vani bertanya-tanya siapa yang bisa diajak indehoy siang itu.
“Aduuuhh .. Mengapa Albert memiliki jauh pas saya Sange gini” Vani runtuk marah. Nama Boris datang pertama, tapi langsung dibuang oleh Vani.
Selain karena ia bersahabat karib Albert dan tidak menarik, Vani Boris tahu hanya panas di awal doang. Pada sebagian besar Boris hanya bisa bertahan 5 menit di mhemek. Vani tahu itu dari gadis Boris, Renny. Dua nama menyeberang, langsung dikibas oleh Vani.
“Uuhh .. Saya ingin ngenthot kaya sama ngerasain yang Ethan lagi” pikir Vani refleks.
“Eh, kenapa iblis saya berpikir tentang yang satu itu. Maaf jika saya tulis sendiri sampai ngrendahin seks sama memintanya” kata Vani prestise.
Vani akhirnya disebut mantan suaminya yang sudah terlibat, Roland. Pasangan seks Roland yang tepat untuk saat ini. Vani tidak pernah dengan cara yang sama sekitar 6 bulan, dan sekarang bertunangan dengan seseorang yang tidak dapat dibatalkan oleh Roland karena keluarga mereka sangat dekat. Dan Vani tau, Roland mengambil kekayaan istrinya. Kemudian ditelponlah Roland.,,,,,,,,,,,,,

Related posts